Articles

Bahaya Makanan Cepat Saji Bagi Tubuh

Hal pertama yang terlintas  ketika mendengar makanan cepat saji adalah hidangan yang dibeli di restoran franchise Amerika Serikat, dengan sensasi rasa yang nikmat dan lezat. Pizza, hamburger, kebab, kentang goreng, ayam goreng, dan makanan cepat saji lainnya ini digemari oleh banyak orang karena cepat, praktis, dan tentu saja enak. Namun, enak di mulut tidak melulu enak di perut. Terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji merupakan langkah buruk yang dapat merusak kesehatan tubuh kita. Karena pada umumnya, makanan cepat saji biasanya mengandung pewarna, pengawet, hingga penyedap rasa yang menyebabkan risiko tidak baik bagi kesehatan. Apa yang terjadi jika kita terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji? Menurut Dr. Damar Upahita seperti yang dikutip dari hellosehat.com berikut ini merupakan beberapa dampak negatif dari makanan cepat saji yang tentunya berisiko bagi tubuh :

1.Meningkatkan Tekanan & Kadar Gula Darah.

Pada umumnya, makanan cepat saji memiliki banyak kandungan natrium dan kolesterol. Jika Anda sering mengonsumsi makanan cepat saji, maka akan dapat meningkatkan tekanan darah dan penumpukan kotoran pada pembuluh darah arteri. Selain itu, makanan cepat saji juga memiliki nilai Karbohidrat yang tinggi, namun serat yang terdapat pada makanan tersebut sangat rendah. Karbohidrat akan dicerna oleh tubuh kita untuk menjadi glukosa dengan sangat mudah, akibatnya hal tersebut dapat menyebabkan peningkatan gula darah. Kondisi tersebut tentunya dapat menganggu kinerja insulin. Bila insulin sudah tidak mampu bekerja secara normal, maka akibatnya Anda akan berisiko terkena penyakit obesitas dan diabetes.

2. Menyebabkan Masalah Pernapasan

Makanan cepat saji memiliki kandungan kalori berlebih yang tentunya dapat membuat berat badan Anda menjadi mudah naik. Akibatnya, Anda akan memiliki berat badan di atas normal dan dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan. Makanan cepat saji juga memiliki banyak kandungan lemak, lemak yang berlebih pada tubuh akan memberikan tekanan pada paru-paru dan jantung. Biasanya tanda-tanda masalah pernapasan yang muncul seperti : sesak nafas saat berjalan, berolahraga, naik tangga dan turun tangga.

  1. Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Kebanyakan makanan cepat saji memiliki kandungan garam (natrium) yang tinggi sehingga tubuh Anda perlu menyerap lebih banyak air. Kondisi tersebut dapat membahayakan alat pencernaan Anda yang akan mengakibatkan perut Anda kembung dan membengkak

  1. Menyebabkan Tubuh Kekurangan Nutrisi

Nutrisi memilki peran yang sangat penting bagi sistem pada dalam tubuh. Tubuh akan kekurangan nutrisi apabila Anda terlalu sering bila mengonsumsi makanan cepat saji, hal ini disebabkan karena makanan cepat saji tidak memiliki kandungan mineral, vitamin, serat dan zat penting lain yang berguna bagi kesehatan.

Untuk Anda yang sudah terbiasa mengonsumsi makanan cepat saji Anda sebaiknya mulai mengurangi porsi makan Anda setiap harinya untuk kebaikan tubuh Anda, serta jangan lupa menjaga makanan Anda dengan memilih makanan yang sehat, seperti contoh : mengubah kentang goreng dengan salad, memilih makanan cepat saji yang terdapat kandungan sayur, mengurangi konsumi makanan cepat saji yang mengandung banyak lemak jenuh.

Jika Anda, tidak bisa menahan dari makanan cepat saji, batasi konsumsi makanan cepat saji dari sekarang. Setidaknya cukup  konsumsi makanan cepat saji 1 kali dengan kandungan 200-300 gram dalam seminggu. Jika Anda sudah terlanjur sering mengonsumsi makanan siap saji dan ingin terhindar dari beberapa bahaya, segeralah konsultasikan kepada dokter dan meminta saran seputar hal apa saja yang boleh atau tidak untuk Anda konsumsi.

Yuk, mulai sekarang konsumsi makanan yang juga enak di Perut, bukan hanya Enak di Mulut!

Sumber :

Dr. Damar Upahita

Dr. Kevin Adrian