News

DEXA GROUP PERKUAT KERJASAMA DENGAN PERUSAHAAN LOKAL DAN PASARKAN PRODUK OBAT HERBAL MODERN

DEXA GROUP PERKUAT KERJASAMA DENGAN PERUSAHAAN LOKAL DAN PASARKAN PRODUK OBAT HERBAL MODERN

PHNOM PENH, CAMBODIA— Dexa Group, salah satu group perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, telah hadir di Kamboja sejak 17 Maret 2000, membuktikan konsistensinya berkontribusi di sektor kesehatan Kamboja dengan mendirikan perusahaan joint venture Dynamic Argon, Co., Ltd. Selain mendirikan perusahaan joint venture, produk obat herbal modern yakni HerbaKOF, HerbaPAIN, dan HerbaCOLD juga resmi di pasarkan ke Kamboja.

Dynamic Argon, Co., Ltd.  adalah join venture antara perusahaan dalam Dexa Group dan Dynamic Group asal Kamboja. Kerjasama ini untuk membangun perusahaan yang bergerak di bidang distribusi farmasi yang modern dan memiliki standar internasional good distribution practices, untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan bagi seluruh masyarakat Kamboja, termasuk obat herbal modern PT Dexa Medica.

Komitmen ini, diresmikan dalam acara “Together, Provide A Better Health”, di Hotel Le Royal, Phnom Penh, Cambodia, pada Rabu, 9 Januari 2019. Hadir dalam acara tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Mr. YM Sudirman Haseng, CEO Dexa Group Mr. Ferry Soetikno, CEO Dynamic Pharma Mr. Tom Kimson, Chairman Dynamic Argon Mr. Hendarto, Director Dynamic Argon Mr. Chan Huy Luong, Director Dynamic Argon Mr. Hery Sutanto, Director Sales & Marketing Consumer Health PT Dexa Medica Mr. Andrew Sulistya, dan Country Manager Mr. Sam Veasna.

Dynamic Argon akan memiliki sejumlah keunggulan kompetitif yakni kuat di pasar lokal, andal dalam IT, supply chain, dan area pelayanan. Hal ini karena Dynamic Argon didukung oleh para pendiri dan pengurus yang berpengalaman selama 22 tahun dalam distribusi farmasi di Kamboja dan didukung pula oleh PT Anugrah Argon Medica – salah satu perusahaan dalam Dexa Group yang bergerak di bidang distribusi sejak 1980 – yang akan membagikan seluruh pengalaman dan expertise nya demi suksesnya Dynamic Argon.

Selama 38 tahun, Anugrah Argon Medica  telah berhasil membangun reputasi dan kepercayaan sebagai distributor produk farmasi, alat kesehatan, dan produk consumer goods di seluruh Indonesia, melayani pelanggan, dengan pengetahuan “market knowhow” dan team Field Force yang terampil. Untuk mempermudah layanan, Anugrah Argon Medica didukung  dengan teknologi ISCAPS, iPos dan juga INFOSTEP sebagai seperangkat informasi yang berfungsi sebagai mekanisme bagi Principal untuk mengulas dan menetapkan strategi untuk produk mereka.

Untuk memastikan produk terdistribusi sesuai dengan standard, Anugrah Argon Medica mengimplementasikan Sistem ERP Oracle yaitu : Warehouse Management System, Oracle Demand Planning, and Advance Supply Chain Management.

Sedangkan untuk memastikan kapabilitas dan standard kualitas yang tinggi tersebut, Anugrah Argon Medica telah tersertifikasi ISO 9001:2015; WHO Good Storage and Distribution Practise for Pharmaceuticals  Products.

Keunggulan tersebut sesuai dengan core purpose Dexa Group yang mengedepankan pelayanan kesehatan berlandaskan keahlian, “Expertise for the Promotion of Health”, sebagai perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia yang telah mendedikasikan keahlian di sektor kesehatan selama hampir 50 tahun.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Bapak Sudirman Haseng, Dexa merupakan perusahaan yang berkomitmen dan serius dalam melakukan ekspor. “Dexa Group tidak sekedar melakukan ekspor dagang, tetapi selalu established own team. Saya apresiasi Dexa sebagai perusahaan Indonesia yang tidak hanya melakukan marketing, namun juga mengembangkan perusahaan distribusi di Cambodia. Diharapkan Dynamic Argon menjadi channel bagi perusahaan Indonesia untuk mengembangkan bisnis di Cambodia,” ungkap Bapak Sudirman.

Sementara itu disampaikan oleh CEO Dexa Group Bapak Ferry Soetikno, bahwa pendirian perusahaan Dynamic Argon adalah wujud konsistensi Dexa Group dalam memberikan kontribusi kesehatan bagi masyarakat Kamboja.

“Kami sangat bersemangat dengan adanya kerjasama yang terjalin antara perusahaan Indonesia dan Kamboja. Dengan visi yang sama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui keterjaminan tersedianya obat-obatan berkualitas, aman, dan harga yang terjangkau, kami berharap ke depannya hubungan ini terus terjalin dan meningkat. Sehingga tidak hanya memberikan dampak positif bagi hubungan bisnis, tetapi lebih luas lagi bagi sektor perdagangan dan juga diplomatik Indonesia dan Kamboja,” kata Bapak Ferry Soetikno.

Dynamic Argon hadir di Kamboja dengan visi untuk memberikan nilai tambah yang bermanfaat bagi konsumen dan mitra bisnis. Dengan visi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kesehatan untuk semua. Together, Provide a Better Health.

Peluncuran Obat Herbal Modern Dexa Medica

Konsistensi Dexa Group terhadap sektor kesehatan di Kamboja tidak hanya melalui peresmian perusahaan joint venture Dynamic Argon, tetapi juga peluncuran obat herbal modern. Dexa Group ke Kamboja telah mengekspor produknya ke Kamboja selama 18 tahun dan terus konsisten untuk mengembangkan pasar farmasi Kamboja. Komitmen ini salah satunya diwujudkan dengan melengkapi range produk farmasinya melalui produk obat herbal modern.

Produk obat herbal modern berbahan baku alam telah diteliti dan dikembangkan oleh Dexa Group sebagai perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia yang mengedepankan riset inovasi produk farmasi, sejak tahun 2005. Sekitar 30.000 biodiversitas alam Indonesia yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, perlu dimanfaatkan dalam penelitian dan pengembangan bahan baku obat dalam mewujudkan kemandirian bahan baku farmasi yang 90 persen masih diekspor.

Menurut Executive Director DLBS, Bapak Dr. Raymond Tjandrawinata, bahan baku alam Indonesia diformulasi dengan menggunakan metode pendekatan Tandem Chemistry Expression Bioassay System (TCEBS) yang berupa kombinasi teknik kimia, biokimia, serta farmakologi modern yang diaplikasikan untuk menapis berbagai bahan alam potensial untuk menjadi kandidat obat.

“Melalui proses Advance Fractionation Technology (AFT), bahan baku alam yang digunakan, mengalami  proses ekstraksi bertingkat untuk menemukan fraksi spesifik yang tepat dalam mengobati penyakit. Bioactive Fraction yang memiliki kemurnian yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak biasa ini, yang menghasilkan kandungan aktif untuk produk obat herbal modern,” terang Bapak Raymond.

Melalui produk obat herbal modern ini, Dexa mampu memenuhi kebutuhan pasar terhadap obat-obatan berbahan alami yang banyak diminati di Indonesia dan pasar ASEAN lainnya, termasuk Kamboja. Adapun obat herbal modern yang diluncurkan di Kamboja adalah obat batuk herbal HerbaKOF, obat herbal untuk meringankan pilek dan sakit tenggorokan HerbaCOLD, serta HerbaPAIN untuk sakit kepala dan nyeri otot.

“Dexa secara resmi meluncurkan produk obat herbal modern seperti HerbaKOF, HerbaCOLD, dan HerbaPAIN pada hari ini di Kamboja. Dexa Group optimis, produk herbal modern akan sukses di pasar Kamboja karena didukung dengan distributor yang handal dan sangat menguasai pasar, yakni  Dynamic Argon,” jelas Director Sales & Marketing Consumer Health PT Dexa Medica Bapak Andrew Sulistya.

Dengan pengalaman mengekspor produknya selama 18 tahun ke Kamboja, Dexa melihat potensi pasar herbal di Kamboja yang sangat potensial. Dengan pertumbuhan pasar rata-rata dalam kurun waktu 2012-2017 (CAGR) mencapai 8 persen, penjualan produk herbal di Kamboja pada tahun 2017 mencapai 27649.5 juta KHR atau sekitar 6.88 juta Dollar AS. Ke depannya, produk obat herbal modern akan dipasarkan di sejumlah negara di Asia dan Afrika.

Tren penggunaan obat-obatan herbal, tidak hanya terjadi di Kamboja tetapi juga secara global. Menurut jurnal penelitian yang diterbitkan oleh Springer International Publishing, tingginya perhatian terhadap obat-obatan herbal modern ini karena rendahnya efek samping, efektif, dan harga yang terjangkau. Faktor ini yang memprediksikan kebutuhan pasar terhadap obat herbal pada akhir tahun 2023 mencapai 111 miliar Dollar AS dengan pertumbuhan tahunan CAGR sekitar 7,2 % dalam kurun waktu 2017-2023.