top of page
Distribusi
29 Team at NDC Ready A_edited.jpg
Selama lebih dari 4 dekade, PT Anugrah Argon Medica (AAM) mengembangkan end-to-end competency yang memberikan nilai tambah yang signifikan dalam hal pelayanan ke pelanggan dan mitra bisnisnya. Selain proses distribusi, AAM juga memliki kemampuan melakukan proses registrasi dan importasi terutama untuk produk non pharma.
Selama lebih dari 4 dekade, PT Anugrah Argon Medica (AAM) mengembangkan end-to-end competency yang memberikan nilai tambah yang signifikan dalam hal pelayanan ke pelanggan dan mitra bisnisnya. Selain proses distribusi, AAM juga memliki kemampuan melakukan proses registrasi dan importasi terutama untuk produk non pharma.
GTR_1335_EDITED1mb_edited.jpg

End-to-End Distribution Capabilities

Selama lebih dari 4 dekade, PT Anugrah Argon Medica (AAM) mengembangkan end-to-end competency yang memberikan nilai tambah yang signifikan dalam hal pelayanan ke pelanggan dan mitra bisnisnya.

ORDER MANAGEMENT

Dalam memberikan pelayanan pemesanan yang efisien bagi pengguna, AAM didukung oleh lebih dari 800 tenaga penjualan (Sales Force) dan 90 CSO (Customer Service Officers) yang menggunakan sistem teknologi ERP (Oracle) dan iSCAPS (Interactive Salesman Call Plan System). AAM juga menyediakan layanan pemesanan berbasis online dimana pelanggan secara mandiri dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi mobile dan web (iPOS PBF Online) dan melalui sistem pemesanan yang terhubung antara pelanggan dan AAM (B2B). Kemudahan dan fleksibilitas proses order inilah yang menjadikan AAM sebagai distributor handal dan terpercaya bagi seluruh pelanggannya.

08 Checking Document_edited.jpg

IPOS (Integrated Purchase Order System) adalah layanan online untuk memudahkan interaksi pelanggan dengan AAM dalam hal pembelian produk, pengecekan stok, pelacakan status pengiriman, pengecekan riwayat pembelian dan daftar tagihan, serta berbagai fitur lainya. Sistem IPOS digunakan oleh sekitar 12,000 pelanggan yang dapat diakses melalui Smartphone dan Website. Pelanggan dapat melakukan aktivitas order kapan saja dan dimana saja, tanpa harus menunggu interaksi langsung dengan Sales Force dan Customer Service Officer (CSO) AAM.

B2B merupakan Online Order System yang berbasis Host-to-Host File Transfer Protocol (FTP) yang memungkinkan integrasi antara sistem pemesanan pelanggan dengan sistem order AAM. Melalui B2B, pesanan pelanggan akan langsung masuk ke sistem order AAM dan siap dilakukan verifikasi dan proses pengiriman tanpa perlu menunggu interaksi langsung dengan Sales Force dan Customer Service Officer (CSO) AAM. Sistem B2B saat ini digunakan oleh lebih dari 750 pelanggan terutama oleh rumah sakit, apotek dan modern market ternama di Indonesia.

GPOS Lite merupakan aplikasi kasir khusus untuk apotek di Indonesia yang memberikan banyak fitur menguntungkan untuk perkembangan bisnis farmasi di era digital. GPOS Lite dirancang khusus dengan teknologi terkini untuk mengoptimalkan bisnis farmasi dan akan terus melakukan peningkatan sistem untuk selalu menjadi yang terdepan dalam persaingan di era digital. GPOS Lite adalah satu-satunya sistem POS (Purchase Order System) yang memberikan solusi untuk apotek agar dapat buka Toko Online dengan mudah dan dapat terkoneksi dengan berbagai eCommerce ternama di Indonesia.

MARKETING INSIGHT & EXPLORATION

AAM memposisikan diri tidak hanya sebagi distributor fisik, tapi juga sebagai partner untuk bertumbuh bersama melalui eksplorasi pasar serta mengeksplorasi peluang penjualan dan pertumbuhan. AAM menyediakan informasi dan analisa untuk partner sebagai input untuk merumuskan strategi bisnis yang tepat sasaran.

09 Meeting 2 Persons A_edited.jpg

BUSINESS REPORTING

IPOS (Integrated Purchase Order System) adalah layanan online untuk memudahkan interaksi pelanggan dengan AAM dalam hal pembelian produk, pengecekan stok, pelacakan status pengiriman, pengecekan riwayat pembelian dan daftar tagihan, serta berbagai fitur lainya. Sistem IPOS digunakan oleh sekitar 12,000 pelanggan yang dapat diakses melalui Smartphone dan Website. Pelanggan dapat melakukan aktivitas order kapan saja dan dimana saja, tanpa harus menunggu interaksi langsung dengan Sales Force dan Customer Service Officer (CSO) AAM.

Prinsipal akan menerima report yang terjadwal sesuai template yang disepakati melalui InfoMail.

11 Meeting 3 Persons_edited.jpg

Selain itu AAM juga memiliki mobile apps untuk memonitor performance sales secara real time melalui InfoBoard dan juga High Level Dashboard untuk layanan gambaran analisa yang lebih komprehensif melalui aplikasi InfoLink. AAM juga akan memberikan analisa menyeluruh setiap bulannya ke prinsipal melalui InfoBiz yang disampaikan oleh Business Manager AAM.

Business & Sales Management

08 Checking Document_edited.jpg
ORDER MANAGEMENT

Dalam memberikan pelayanan pemesanan yang efisien bagi pengguna, AAM didukung oleh lebih dari 800 tenaga penjualan (Sales Force) dan 90 CSO (Customer Service Officers) yang menggunakan sistem teknologi ERP (Oracle) dan iSCAPS (Interactive Salesman Call Plan System). AAM juga menyediakan layanan pemesanan berbasis online dimana pelanggan secara mandiri dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi mobile dan web (iPOS PBF Online) dan melalui sistem pemesanan yang terhubung antara pelanggan dan AAM (B2B). Kemudahan dan fleksibilitas proses order inilah yang menjadikan AAM sebagai distributor handal dan terpercaya bagi seluruh pelanggannya.

IPOS (Integrated Purchase Order System) adalah layanan online untuk memudahkan interaksi pelanggan dengan AAM dalam hal pembelian produk, pengecekan stok, pelacakan status pengiriman, pengecekan riwayat pembelian dan daftar tagihan, serta berbagai fitur lainya. Sistem IPOS digunakan oleh sekitar 12,000 pelanggan yang dapat diakses melalui Smartphone dan Website. Pelanggan dapat melakukan aktivitas order kapan saja dan dimana saja, tanpa harus menunggu interaksi langsung dengan Sales Force dan Customer Service Officer (CSO) AAM.

B2B merupakan Online Order System yang berbasis Host-to-Host File Transfer Protocol (FTP) yang memungkinkan integrasi antara sistem pemesanan pelanggan dengan sistem order AAM. Melalui B2B, pesanan pelanggan akan langsung masuk ke sistem order AAM dan siap dilakukan verifikasi dan proses pengiriman tanpa perlu menunggu interaksi langsung dengan Sales Force dan Customer Service Officer (CSO) AAM. Sistem B2B saat ini digunakan oleh lebih dari 750 pelanggan terutama oleh rumah sakit, apotek dan modern market ternama di Indonesia.

GPOS Lite merupakan aplikasi kasir khusus untuk apotek di Indonesia yang memberikan banyak fitur menguntungkan untuk perkembangan bisnis farmasi di era digital. GPOS Lite dirancang khusus dengan teknologi terkini untuk mengoptimalkan bisnis farmasi dan akan terus melakukan peningkatan sistem untuk selalu menjadi yang terdepan dalam persaingan di era digital. GPOS Lite adalah satu-satunya sistem POS (Purchase Order System) yang memberikan solusi untuk apotek agar dapat buka Toko Online dengan mudah dan dapat terkoneksi dengan berbagai eCommerce ternama di Indonesia.

09 Meeting 2 Persons A_edited.jpg
11 Meeting 3 Persons_edited.jpg
MARKETING INSIGHT & EXPLORATION

AAM memposisikan diri tidak hanya sebagi distributor fisik, tapi juga sebagai partner untuk bertumbuh bersama melalui eksplorasi pasar serta mengeksplorasi peluang penjualan dan pertumbuhan. AAM menyediakan informasi dan analisa untuk partner sebagai input untuk merumuskan strategi bisnis yang tepat sasaran.

BUSINESS REPORTING

IPOS (Integrated Purchase Order System) adalah layanan online untuk memudahkan interaksi pelanggan dengan AAM dalam hal pembelian produk, pengecekan stok, pelacakan status pengiriman, pengecekan riwayat pembelian dan daftar tagihan, serta berbagai fitur lainya. Sistem IPOS digunakan oleh sekitar 12,000 pelanggan yang dapat diakses melalui Smartphone dan Website. Pelanggan dapat melakukan aktivitas order kapan saja dan dimana saja, tanpa harus menunggu interaksi langsung dengan Sales Force dan Customer Service Officer (CSO) AAM. Prinsipal akan menerima report yang terjadwal sesuai template yang disepakati melalui InfoMail.

 

Selain itu AAM juga memiliki mobile apps untuk memonitor performance sales secara real time melalui InfoBoard dan juga High Level Dashboard untuk layanan gambaran analisa yang lebih komprehensif melalui aplikasi InfoLink. AAM juga akan memberikan analisa menyeluruh setiap bulannya ke prinsipal melalui InfoBiz yang disampaikan oleh Business Manager AAM.

Supply Chain Management

31 Kepala Gudang Checking B_edited.jpg
WAREHOUSE MANAGEMENT

AAM menjaga mutu kualitas penyimpanan dan pelayanan ke pelanggan melalui National Distribution Center (NDC), sebuah gudang pusat distribusi nasional yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, dengan luas lebih dari 12,000 m2 dan didukung dengan sistem VNA (Very Narrow Aisle), Oracle WMS, Cold Storage dengan kapasitas besar dan sistem Selective Pallet racking, serta didukung oleh 33 gudang retail di cabang.

Proses di NDC berjalan dengan efektif dan efisien untuk memastikan rencana alokasi yang sudah direncanakan oleh Distribution Planner dapat tereksekusi dengan tepat waktu dan tepat jumlah.

Seluruh gudang penyimpanan di AAM juga dirancang, dibangun dan dipelihara untuk memastikan proses operasional yang tepat dan sesuai seperti proses penerimaan, penyimpanan, pengambilan, pengemasan dan pengiriman produk. Gudang AAM juga didukung oleh sistem IT yang handal dengan barcode dan monitoring system, pest control, security serta alarm system. Gudang AAM memenuhi persyaratan CDOB, CDAKB, Halal dan ISO 9001.

Dengan kapastias penyimpanan yang besar dengan lebih dari 32,000 pallet position dan luas gudang lebih dari 25,000 m2, setiap gudang memiliki area penyimpanan sesuai kategori suhu: Cold Room (2°- 8°C), Cool Room (15°- 25°C) dan Ambient Room (<30°C).

26 Check Document B_edited.jpg
TRANSPORT MANAGEMENT

AAM memastikan kualitas produk tetap terjaga tidak hanya saat penyimpanan di gudang namun juga saat pengiriman ke cabang/pelanggan. AAM memahami pemenuhan service level yang tinggi ke pelanggan hanya bisa dicapai dengan ketersediaan barang yang tepat waktu di setiap cabang. Proses alokasi barang dari National Distribution Center (NDC) ke cabang dapat dilakukan dengan berbagai pilihan moda pengantaran (darat, laut dan udara) yang didukung oleh lebih dari 70 vendor transportasi terpercaya. AAM senantiasa menjaga service level pengantaran yang baik ke pelanggan dengan didukung oleh lebih dari 180 motor box dan lebih dari 80 mobil box. AAM memastikan standar kualitas untuk setiap armada yang digunakan untuk memenuhi pesanan pelanggan dari Aceh hingga Papua.

Seluruh armada dipastikan memenuhi persyaratan kualitas yang dipersyaratkan dengan pengecekan berkala sesuai prosedur yang berlaku. Tenaga pengantaran kami dibekali dengan pengetahuan yang cukup untuk memastikan keamanan dan kualitas produk yang didukung dengan pelatihan berkala untuk setiap personil (In Warehouse Training System).

AAM memahami pentingnya sistem monitoring status pengantaran untuk memastikan service level pengantaran ke cabang dan ke relasi. AAM mengembangkan sistem iTrace untuk monitoring status pengiriman dari NDC ke cabang dan sistem iEX untuk monitor status pengiriman ke pelanggan.

AAM adalah distributor produk farmasi, alat kesehatan dan produk kesehatan pertama yang mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI. Proses pengemasan barang dilakukan dengan metode kemas yang dapat menjaga kondisi barang sesuai dengan persyaratan dari prinsipal, termasuk untuk produk Cold Chain Product (CCP).

GTR_1693_EDITED1mb_edited.jpg
COLD CHAIN MANAGEMENT

AAM memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun untuk mendistribusikan Cold Chain Product (CCP). Gudang AAM memiliki penyimpanan khusus untuk CCP baik Chillers atau Cold Storage. Keduanya divalidasi dan harus melewati proses kualifikasi reguler. Penyimpanan dilengkapi dengan data logger untuk merekam data suhu dan sistem alarm yang terhubung ke Penyedia Layanan Alarm Pihak Ketiga untuk memantau suhu. Proses pengiriman CCP menggunakan mobil CCP terkualifikasi atapun passive packaging terkualifikasi, untuk memastikan metode pengemasan/pengiriman dapat menjaga suhu dalam rentang yang dipersyaratkan (2°- 8° C).

Quality Management

16 Meeting 5 Persons Laptop B_edited.jpg
QUALITY MANAGEMENT

AAM memiliki AXIS (AAM Excellence Integrated System) untuk penerapan Quality Management System yang telah memenuhi standar ISO 9001. AXIS memastikan seluruh proses distribusi berjalan menggunakan standar yang sama untuk menjamin kualitas produk dan proses dilakukan sesuai dengan persyaratan prinsipal, yaitu: Good Storage & Distribution Practices (GSDP), Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB), Halal LPPOM MUI dan persyaratan jaminan kualitas mutu lainnya.

Collection Management

13 Meeting Standing Laptop A_edited.jpg
COLLECTION MANAGEMENT

Sejak program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diluncurkan pada Desember 2013, AAM mengembangkan kemampuan untuk monitoring status pemberkasan terutama di rumah sakit melalui Web Pemberkasan. Melalui sistem ini, AAM dapat memastikan status pemberkasan sampai dengan pembayaran. Pelanggan juga memiliki tambahan informasi untuk perencanaan alokasi produk ke cabang AAM. Sistem ini juga dapat menghitung pemenuhan pesanan terutama untuk pesanan yang sifatnya termin. Hal ini sangat penting tidak hanya untuk AAM, namun juga untuk pelanggan, terutama dalam kaitannya dengan pemenuhan pesanan program JKN.

Customer Relation

13 Meeting Standing Laptop B_edited.jpg
CUSTOMER RELATION

AAM Knowledge Sharing for Customer (AKAR) adalah salah satu program sharing knowledge dari AAM kepada pelanggan dengan berbagi keterampilan dan hal lainnya untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dalam melaksanakan kegiatan AKAR, AAM berkolaborasi dengan prinsipal sebagai salah satu wujud dalam mendukung strategi pemasaran yang telah disusun oleh prinsipal dengan meningkatkan awareness dari pelanggan di area yang dituju. Setiap tahunnya, AAM secara rutin mengadakan kegiatan AKAR yang dihadiri oleh pelanggan di berbagai daerah dari Sabang hingga Merauke. Materi dan tema sharing knowledge pada tiap kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan pasar.

Kegiatan AKAR yang seru dan atraktif meningkatkan citra positif dari pelanggan, dimana dari hasil survei kami, mengharapkan kegiatan AKAR ini terus diadakan secara rutin dengan materi-materi yang dapat memperkaya wawasan dan diterapkan dalam pekerjaan mereka secara langsung.

AAM memiliki program manajemen berbasis pengetahuan yaitu Customer Warehousing Quality Assistance (TUNAS). Melalui TUNAS, AAM memberikan masukan berbasis data dan pendampingan khusus untuk tumbuh dan kembang pelanggan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan terkait kualitas penanganan dan manajemen produk. Melalui TUNAS, pelanggan dapat memenuhi akreditasi yang dipersyaratkan melalui materi, informasi dan pengetahuan terkait teknologi, administrasi dan bisnis yang akan disediakan oleh tenaga profesional AAM yang kompeten.

AAM menyadari pentingnya peran Customer Service Officer (CSO) bagi pelanggan dan mitra usaha. CSO AAM memberikan beragam layanan bantuan serta produk seperti informasi seputar penanganan pengaduan, pemberian saran dan hal lainnya. Dalam menunjang pemenuhan pesanan, AAM memastikan tim CSO yang kompeten dan memiliki kemampuan komunikasi yang didapatkan melalui kegiatan pelatihan secara berkala. Selain itu tim CSO selalu menerapkan nilai perusahaan, profesional, dapat dipercaya dan memiliki kepedulian yang tertuang dalam semangat iCARE (Informatif, Cepat Tanggap, Amanah, Responsif dan Empati) sehingga dapat memberikan layanan yang terstandar dalam menghasilkan pelayanan yang prima (excellence).

Markeing & Sales
06 Team at Office B_edited.jpg

Marketing & Sales

AAM memahami kebutuhan aktivitas pemasaran dari prinsipal kami. Dalam beberapa tahun terakhir, AAM mengembangkan divisi marketing untuk menjawab kebutuhan pemasaran melalui layanan marketing offline dan online yang berkolaborasi dengan PT Global Urban Esensial melalui aplikasi Doctor to Doctor (D2D).

Registrasi & Importasi
20 Check Product - smooth_edited.jpg

Registrasi & Importisasi

Selain layanan distribusi, AAM juga menyediakan layanan Registrasi dan Importasi terutama untuk produk non-pharma. AAM adalah distributor produk farmasi, alat kesehatan dan produk kesehatan pertama yang mendapatkan Authorized Economic Operator (AEO) dari otoritas kepabeanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sehingga memiliki kemampuan untuk proses clearance yang lebih cepat dan termonitor melalui sistem.

bottom of page