Alcon dan AAM Luncurkan Systane® Complete, Solusi Mata Kering Berbasis Lipid Pertama di Indonesia
- muhammadnasution
- 16 jam yang lalu
- 3 menit membaca

Mata kering (dry eye disease) menjadi salah satu gangguan kesehatan mata yang paling banyak dikeluhkan saat ini, dengan gejala mulai dari rasa kering, perih, hingga penglihatan kabur yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup sehari-hari.
Sebuah studi retrospektif terhadap 159 pasien dry eye yang dilakukan oleh Lemp MA dan kolega, serta dipublikasikan dalam jurnal Cornea, menunjukkan bahwa sekitar 50 persen pasien menderita Evaporative Dry Eye, 36 persen mengalami Mixed Dry Eye, dan 14 persen mengalami Aqueous Deficient Dry Eye. Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas pasien mata kering memerlukan pendekatan terapi yang tidak hanya menambah kelembapan, tetapi juga membantu menjaga stabilitas lapisan air mata secara menyeluruh.
Kondisi tersebut menjadi semakin relevan di kawasan Asia, mengingat prevalensi Meibomian Gland Dysfunction (MGD), salah satu penyebab utama evaporative dry eye, dilaporkan lebih tinggi dibandingkan wilayah lain, yakni berkisar antara 46 hingga 70 persen. Faktor lingkungan seperti suhu, tingkat kelembapan udara, serta kualitas udara turut berkontribusi terhadap tingginya angka kasus mata kering di kawasan ini.
“Berdasarkan studi yang kami lakukan, saat ini gejala mata kering dialami oleh sekitar tiga dari empat pasien yang datang berkonsultasi dengan dokter. Berangkat dari temuan tersebut, kami mengembangkan produk ini untuk membantu tenaga medis menangani berbagai gejala mata kering secara lebih komprehensif,” ujar Patcharin Charmnoot, Alcon SEA Cluster Head.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Anugrah Argon Medica (AAM), entitas anak PT Medela Potentia Tbk (MDLA), bersama Alcon resmi luncurkan Systane® Complete Multi-Dose Preservative-Free, tetes mata inovatif dari Alcon yang dirancang sebagai solusi lengkap untuk seluruh spektrum mata kering, pertama di Indonesia, pada Minggu, 1 Februari 2026, di The Ritz-Carlton Jakarta.
Peluncuran ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk Krestijanto Pandji; Direktur Utama PT Anugrah Argon Medica Juliwaty; Commercial Director AAM Budi Lim; Alcon SEA Cluster Head Patcharin Charmnoot; Ketua Indonesian Ocular Infection & Immunology Society (INOIIS) PERDAMI Prof. Dr. dr. Ratna Sitompul, Sp.M(K); serta Ketua PERDAMI Jaya dr. Julie Dewi Barliana, Sp.M(K), M.Biomed. Acara ini juga diikuti oleh sekitar 100 dokter spesialis mata, khususnya subspesialis kornea dan dry eye, dari berbagai rumah sakit dan klinik mata terkemuka di Indonesia.

Pada peluncuran ini juga dilaksanakan simposium Complete Lipid Layer Restoration dengan tiga pembahasan pemateri, yaitu Lipid Layer Deficiency and Tear Evaporation: Rethinking the Pathophysiology of MGD-Related Dry Eye oleh dr. Rifna Luftiamida, Sp.M (K); The Role of Topical Combination of hydroxypropyl guar (HP-Guar) and nano-sized lipid droplets in Lipid Layer Changes of Dry Eye Diseases oleh dr. Yulia Aziza, Sp.M(K), PhD; serta Complete Lipid Layer Restoration: Hands-On Clinical Experience Using HP-Guar and Nano-Sized Lipid Droplet Technology oleh Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M.
Peluncuran Systane® Complete Multi-Dose Preservative-Free menandai kolaborasi strategis antara Alcon, AAM, dan INOIIS PERDAMI, seiring belum tersedianya artificial tear berbasis mineral oil di Indonesia yang secara spesifik ditujukan untuk menangani evaporative dry eye akibat MGD.
“Pada momen ini kami dengan bangga menghadirkan Systane® Complete Multi-Dose Preservative-Free sebagai produk dengan kemasan multidose tanpa pengawet. Kami berharap kehadiran produk ini dapat menjadi salah satu pilihan yang baik dalam membantu penanganan mata kering, khususnya pada pasien dengan evaporative dry eye dan MGD,” ujar Juliwaty, Direktur Utama PT Anugrah Argon Medica.
MGD merupakan kondisi ketika fungsi kelenjar meibom terganggu sehingga lapisan lipid pada air mata tidak terbentuk secara optimal. Akibatnya, penguapan air mata terjadi lebih cepat dan menimbulkan berbagai keluhan mata kering.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. dr. Ratna Sitompul, Sp.M(K) menilai kehadiran terapi tetes mata yang mendukung penanganan MGD sebagai perkembangan penting dalam praktik klinis di Indonesia.

“Hari ini kita melihat adanya kemudahan baru dalam penanganan MGD melalui obat tetes mata. Ini merupakan kesempatan yang baik bagi tenaga medis untuk memberikan terapi yang lebih tepat sesuai dengan kebutuhan pasien,” ujarnya.
Systane® Complete Multi-Dose Preservative-Free merupakan tetes mata yang dapat digunakan untuk seluruh spektrum mata kering, mulai dari evaporative dry eye akibat gangguan lapisan lipid, aqueous deficient dry eye akibat kurangnya lapisan berair, hingga mixed dry eye. Produk ini bekerja dengan mendukung seluruh lapisan air mata, termasuk lapisan lipid, sehingga membantu menjaga stabilitas tear film dan meredakan berbagai gejala mata kering secara menyeluruh.
Produk ini mengusung teknologi nano-sized lipid droplets yang dikombinasikan dengan Hydroxypropyl Guar (HP-Guar), yang telah terbukti secara klinis memberikan multi-symptom relief bagi pasien mata kering. Selain itu, Systane® Complete Multi-Dose Preservative-Free menggunakan PureFlow® Technology, botol multidose tanpa pengawet dengan katup satu arah yang dirancang untuk mencegah kontaminasi dan memudahkan penggunaan, pertama di Indonesia.
“Dengan teknologi yang dimiliki Systane® Complete Multi-Dose Preservative-Free , satu tetes dapat menyebar lebih optimal di permukaan mata. Selain itu, formulasi multidose tanpa pengawet diharapkan dapat membantu tenaga medis dan pasien dalam mengatasi masalah mata kering secara lebih efektif,” tutup Patcharin Charmnoot.

