AKAR AAM Tingkatkan Wawasan Apoteker tentang Kesehatan Saluran Napas dan Transformasi Farmasi Digital
- 2 jam yang lalu
- 2 menit membaca

PT Anugrah Argon Medica (AAM) kembali menghadirkan kegiatan AAM Knowledge Sharing for Customer (AKAR) sebagai forum edukasi bagi para tenaga kefarmasian untuk memperbarui wawasan klinis dan memahami perkembangan layanan kefarmasian berbasis digital. Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu, 20 Mei 2026 ini mengangkat tema āMenjaga Saluran Napas Tetap Sehatā dan diikuti oleh 60 apoteker dari berbagai apotek di Jakarta.
Dalam kegiatan AKAR, dr. Ayu Anatriera, MPH, Sp.THT-KL membawakan materi mengenai pentingnya menjaga kesehatan saluran napas atas sebagai bagian dari pertahanan pertama tubuh terhadap polusi, alergen, virus, dan berbagai paparan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa hidung tidak hanya berfungsi sebagai organ pernapasan, tetapi juga berperan dalam menyaring, menghangatkan, dan melembapkan udara sebelum masuk ke paru-paru.
dr. Ayu menekankan pentingnya menerapkan prinsip āOpen and Cleanā dalam menjaga kesehatan rongga hidung. Hidung perlu dijaga tetap terbuka agar aliran udara berjalan optimal dan terhindar dari gangguan seperti sesak napas, sleep apnea, hingga memperburuk kondisi asma. Selain itu, kebersihan rongga hidung juga perlu dijaga untuk mempertahankan fungsi pertahanan alami tubuh.

Salah satu langkah sederhana yang direkomendasikan adalah melakukan cuci hidung menggunakan nasal saline secara rutin. Menurut dr. Ayu, penggunaan nasal saline dapat membantu membersihkan lendir, debu, alergen, serta mediator inflamasi yang dapat memicu gangguan saluran napas seperti rinitis alergi, sinusitis, hingga pilek berkepanjangan.
āCuci hidung merupakan metode yang aman, mudah, dan praktis untuk membantu menjaga kesehatan saluran napas atas. Selain membantu membersihkan rongga hidung, penggunaan saline juga dapat menjaga kelembaban mukosa dan meningkatkan fungsi pertahanan alami hidung,ā jelas dr. Ayu.
Ia juga memaparkan bahwa penggunaan nasal saline secara rutin dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien dengan rinitis alergi, mengurangi gejala hidung tersumbat, serta mendukung efektivitas penggunaan obat semprot hidung apabila digunakan terlebih dahulu sebelum terapi intranasal lainnya.

Sementara itu, Scientific Communication Associate Manager PT Dexa Medica Ibu Anggie Karunia Septie Kristyanti memaparkan mengenai Nasalin, sediaan irigasi berbahan air laut steril isotonis yang dapat digunakan untuk membantu menjaga kebersihan rongga hidung.
āNasalin merupakan sediaan irigasi yang mengandung air laut steril dan isotonis,ā katanya.
Selain aspek klinis, AKAR juga membahas perkembangan layanan kefarmasian digital yang kini semakin erat dengan praktik pelayanan apotek sehari-hari. Quality & Compliance Manager GoApotik Ibu Desi Septian menyampaikan perubahan regulasi pembelian obat resep melalui Penyelenggara Sistem Elektronik Farmasi (PSEF) pasca keluarnya Permenkes Nomor 11 Tahun 2025 dan Peraturan Badan POM Nomor 14 Tahun 2024.
āBerdasarkan Permenkes dan Peraturan Badan POM ini semua pesanan obat resep harus melalui resep elektronik. Jadi tidak boleh lagi upload foto resep. Kemudian ada proses verifikasi ganda dari APJ PSEF dan APJ apotek,ā kata Ibu Desi.

Perubahan regulasi tersebut menandai semakin kuatnya arah digitalisasi layanan kefarmasian di Indonesia, khususnya dalam proses penebusan obat resep secara elektronik.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif para peserta dalam sesi diskusi mengenai penanganan gangguan saluran napas serta perkembangan layanan farmasi digital. Acara turut dihadiri oleh Kepala Cabang AAM Jakarta 1 Bapak Mukmin Nahar, Customer Relations Manager AAM Bapak Deni Fahrizal, Head of GoApotik Ibu Neneng Mutmainah, Ā serta Product Manager Victory Ibu Elvira Wihana Kalukar.
Melalui kegiatan AKAR, AAM berharap para apoteker dapat terus memperbarui wawasan terkait perkembangan ilmu kesehatan dan teknologi digital sehingga mampu memberikan pelayanan kefarmasian yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.








